• SELAMAT DATANG PAK SUSWONO
  • ditulis tgl : 23 Oktober 2009, telah dibaca sebanyak : 1008 kali


    Gambar malas ngoding
    Setelah pelantikan Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana, Deptan menggelar acara serah terima jabatan Menteri Pertanian dari pejabat lama Dr. Ir. H. Anton Apriyantono MS kepada pejabat baru Ir. H. Suswono MMA.

    Berlangsung sederhana namun cukup khidmat, acara sertijab di Aula Gedung D Deptan, Kamis (22/10)  sore, itu disaksikan oleh dua mantan Mentan (Prof. Dr. Ir. Syarifuddin baharsjah dan Prof. Dr. Ir. Justika Baharsjah), beberapa anggota Komisi IV DPR RI, segenap pejabat eselon I dan II Deptan, tokoh dan perwakilan masyarakat pertanian.

    Usai dilantik Presiden SBY, Mentan Suswono langsung bergerak menuju Deptan. Tiba di kompleks perkantoran Deptan sekitar pukul 15.50, Mentan dan rombongan disambut hangat para pejabat Deptan, kemudian langsung menuju Mushola untuk shalat Ashar berjamaah. Usai shalat, Mentan didampingi istri dan keluarga bergerak ke ruang tunggu VIP Deptan. Di sini telah menunggu Mentan lama Anton Apriyantono, dua mantan menteri, para pejabat eselon I dan tamu undangan.

    Tak lama berselang, sertijab pun berlangsung ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan dokumen memory akhir jabatan dari Anton ke Suswono. Dokumen itu berisi gambaran kinerja pertanian dalam periode 2004-2009, program dan rencana kerja pembangunan pertanian 2010, serta kajian pola organisasi Deptan.

    Dalam sambutannya, Anton menyampaikan ucapan selamat datang kepada pejabat baru serta apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pejabat dan aparat pertanian yang telah bekerja keras membantunya selama ini. Dia mengajak seluruh jajaran Deptan menyambut dan membantu Mentan baru dengan menunjukkan kinerja lebih baik lagi. "Saya dan kelurga juga mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan dalam interaksi selama 5 tahun terakhir," tambahnya.

    Mentan Suswono, dalam sambutan tanpa teks, menegaskan bahwa dirinya tak pernah melamar menjadi Menteri Pertanian. "Saya hanya diminta CV oleh PKS, kemudian dipanggil ke Cikeas dan akhirnya diamanahi menjadi Mentan KIB II."

    Bagi Suswono, jabatan bukanlah kehormatan yang harus dikejar-kejar. "Jabatan ini amanah yang didalamnya terkandung beban dan pekerjaan yang harus dipertanggungjawabkan. Tak hanya kepada Presiden dan rakyat di dunia. Tapi juga kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Mengetahui."

    Suswono mengakui, Deptan dibawah kepemimpinan Anton telah membuat banyak prestasi membanggakan. Mulai dari capaian swasembada beras, jagung, gula konsumsi, telur dan daging unggas, kinerja ekspor dan kontribusi pertanian terhadap PDB, dan lain-lain. Untuk itu, dia menyampaikan terima kasih kepada Anton dan jajaran pejabat Deptan 2004-2009 yang telah bekerja dan membuat prestasi. "Terima kasih juga kepada para Mentan pendahulu saya, yang telah meletakan pondasi pembangunan pertanian hingga kita meraih capaian-capaian yang menggembirakan. "Suswono mengajak segenap pejabat dan jajaran Deptan untuk melanjutkan  kerjasama. "Ke depan, mari kita bekerja lebih keras lagi agar prestasi-prestasi baik itu berlanjut." Kita ingin, swasembada pangan bisa berkelanjutan menciptakan ketahanan dan kemandirian pangan. "Bahkan ke depan, kita ingin menjadi negara lumbung dan eskportir pangan."

    Mentan Suswono juga mengajak kepada para stake holder perhatian untuk sama-sama membangun pertanian lebih baik lagi ke depan. Masalah dan tantangan ke depan tak mungkin dijawab oleh Deptan sendirian. "Saran, kritik dan masukan silakan disampaikan untuk membangun pertanian kota ke depan." Mentan mengajak semua pihak berpartisipasi membangun pertanian yanga tidak saja sukses meningkatkan produksi dan ketahanan pangan, tapi juga mensejahterakan petani dan rakyat Indonesia pada umumnya.

    Mentan menyatakan, meski berlatar politik, sebagai pejabat publik dia akan bekerja profesional; melahirkan kebijakan dan program pro-rakyat, dan loyalitasnya ditujukan kepada presiden dan seluruh rakyat Indonesia

    Sumber : Departemen Pertanian Republik Indonesia (http://www.deptan.go.id)

    • 22 Mei 2019

      Mengenali Penyakit Tanaman Hias, Embun Tepung Oidium chrysanthemi Rab.


      Gejala serangan penyakit Embun Tepung Oidium chrysanthemi Rab. (Cendawan) yaitu terdapatnya lapisan putih bertepung pada permukaan daun. Tepung putih ini sebenarnya merupakan masa dari konidia cendawan. 
      Pada serangan berat menyebabkan daun pucat dan mengering. Penyakit biasa menyerang tanaman pada dataran tinggi maupun dataran rendah.  Suhu optimum untuk perkecambahan konidiumnya adalah 25C.
      Cendawan berkembang pada cuaca kering, dan konidiumnya
    • 21 Mei 2019

      Monev Puslitbang Horti On-Going tahun 2019


      Kegiatan monitoring dan evaluasi Tim Puslitbang Hortikultura dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Hias pada tanggal 21-23 Mei 2019. Anggota tim Monev terdiri atas Prof (R) Dr. Ir. Yusdar Hilman, MS., Dr. Bagus K, dan Dr. Noor Roufiq Ahmadi.

      Monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap Tindak lanjut BA Monev I Puslitbang Hortikultura yang dilaksanakan tanggal 21-22 Maret 2019 dengam melihat kembali Dokumen perencanaan penelitian dan pengembangan
    • 21 Mei 2019

      Klasifikasi dan Deskripsi Botani Asplenium nidus L.


      Sistem klasifikasi menurut Christenhusz dan Chase (2014) adalah sebagai berikut:
      Asplenium nidus termasuk dalam Kerajaan Plantae, Divisi Pteridophyta, Kelas Polipodiopsida, Bangsa Polypodiales, Suku Aspleniaceae, Marga Asplenium
      Jenis A. nidus L. dalam bangsa Polypodiales terdiri atas 26 suku di antaranya Aspleniaceae. 
      Marga Asplenium terdiri atas 115 jenis (Ohlsen et al. 2015). Aspleniaceae merupakan tumbuhan paku sejati, karena memiliki
    • 20 Mei 2019

      Dracaena fragrans L. Ker Gawl (Asparagaceae)


      Marga Dracaena ditemukan pada tahun 1768 oleh Vandelli (Brown, 1914). Jenis pertama yang ditemukan adalah Dracaena draco L. di Pulau Canary. Menurut Waterhouse (1987), Dracaena meliputi 40 jenis, tetapi menurut Huxley (1992), Dracaena terdiri atas 50 jenis. 
      Menurut Bos (1992, 1998); Staples & Herbst (2005); Judd et al. (2007); dan Mabberley (2008), Dracaena terdiri atas 60-80 jenis yang tersebar di daerah tropis dan sub tropis, kecuali Amerika Selatan yang
    • 19 Mei 2019

      Alocasia celebica Engl ex Koord


      Alocasia celebica Engl ex Koord termasuk family araceae, memiliki nama umum Talas-talasan dan sebaran Geografisnya endemik di Sulawesi Tenggara terutama di daerah Mongolia

      Dengan tinggi tanaman 60 cm, bentuk daun jantung dengan ujung runcing, jumlah helaian daun 1-6, warna daun bagian atas hijau tua mengkilat dengan urat daun berwana hijau pucat keabu-abuan, warna daun bagian bawah ungu tua. Bunga berbentuk
    • 18 Mei 2019

      Sejarah Singkat Krisan



      Krisan atau chrysanthemum berarti bunga emas. Dalam bahasa Yunani chrysos berarti emas dan anthemon berarti bunga, nama lain dari bunga krisan adalah seruni. 

      Tanaman krisan yang kita kenal sekarang ini merupakan tanaman hibrida yang kompleks, yang bila ditanam dari biji akan terjadi segregasi genetik menjadi individu tanaman yang mempunyai warna dan bentuk yang sangat beragam. Kebanyakan spesies
    • 17 Mei 2019

      Sedap malam (Polianthes tuberosa L.),


      Sedap malam (Polianthes tuberosa L.), atau Tuberose (Inggris) merupakan salah satu bunga potong dengan aroma wangi, susunan bunga menarik dan warna putih yang sering digunakan dalam rangkaian bunga. Tanaman ini sudah dibudidayakan dan dapat beradaptasi baik pada kondisi tropis seperti Indonesia.

      Sedap malam tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 50-600 m dpl (sedap malam jenis bunga petal tunggal dan semi ganda